Kurikulum Pendidikan

Struktur Dasar Kurikulum dan Beban Studi

Untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dan dengan menggunakan program pendidikan yang berciri seperti diuraikan pada bagian sebelumnya, struktur dasar Program S2 Magister Ilmu Kesehatan Anak dan Program Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak terdiri dari 3 (tiga) bagian sebagai berikut.

I. Bagian pertama : pendidikan dasar ilmiah

II. Bagian kedua : pendidikan bidang kekhususan (pediatri)

III. Bagian ketiga : pendidikan bidang kajian yang merupakan rangkaian kegiatan ilmiah yang berhubungan dengan riset ilmiah dan penguasaan ketrampilan keprofesian.

Kurikulum dibagi dalam kelompok materi pendidikan yang selanjutnya diuraikan dalam bentuk mata kuliah (MK).agar dapat memperlihatkan pencapaian pendalaman akademik serta untuk menghitung beban studi. Untuk program pendidikan dokter spesialis istilah MK tidak selalu cocok karena kegiatan dalam proses program pendidikan dokter spesialis banyak menggunakan latihan kerja (praktik) terutama untuk pelatihan keprofesian.

I. Pendidikan Dasar Ilmiah: 1. Materi Dasar Umum (MDU)

2. Materi Dasar Khusus (MDK)

II. Pendidikan Bidang Kekhususan (Pediatri): 1. Materi Keahlian Umum (MKU)

2. Materi Keahlian Khusus (MKK)

III. Pendidikan Bidang Kajian/ Penguasaan Ketrampilan:

1. Materi Penerapan Akademik (MPA)

2. Materi Penerapan Keprofesian (MPK)

Materi pendidikan dan beban studi (lihat Table 5.1.)

I.Materi Dasar Umum

Materi dasar umum berisi dasar pengetahuan bagi setiap ilmuwan agar menjadi seorang penggagas dan peneliti. Materi ini merupakan materi dasar yang tidak menyangkut bidang ilmu kedokteran secara langsung dan terdiri dari :

  • · Filsafat Ilmu Pengetahuan & Etik Profesi,
  • · Metodologi Penelitian,
  • · Biostatistika dan Komputer Statistik.

II.Materi Dasar Khusus

Materi dasar Khusus berisi dasar pengetahuan keahlian dalam bidang kedokteran agar peserta mampu memecahkan masalah, menjadi pengembang ilmu dan pada gilirannya dapat menerapkan keprofesiannya dengan kualitas yang tinggi. Materi ini sebagai dasar pencapaian kompetensi spesialis dengan kemampuan magister dan terdiri dari:

  • · Biologi Molekuler,
  • · Farmakologi Klinik,
  • · Genetika Kedokteran,
  • · Epidemiologi,
  • · Epidemiologi Klinik dan
  • · Kedokteran Berbasis Bukti (Evidence based medicine/ EBM)
  • · Administrasi Kesehatan dan Rekam Medik.

II.1. Materi Keahlian Umum

Materi Keahlian Umum adalah materi pendidikan yang memberikan dasar pengetahuan keahlian dalam bidang ilmu kesehatan anak agar mampu memecahkan permasalahan kesehatan anak secara ilmiah dan terdiri dari

  • · Genetika klinik dan tumbuh kembang
  • · Farmako terapi dan Nutrisi klinik
  • · keseimbangan air , elektrolit dan asam-basa.

II.2. Materi Keahlian Khusus

Materi Keahlian Khusus adalah materi pendidikan yang memberikan pengetahuan keahlian bidang ilmu kesehatan anak agar ilmuwan IKA (Magister) pakar dalam bidangnya. Materi Keahlian Khusus terdiri dari materi pendidikan dari berbagai subdisiplin dalam lingkup Ilmu Kesehatan Anak dan terdiri dari

  • · Nutrisi-Penyakit Metabolik,
  • · Endokrinologi
  • · Neurologi,
  • · Pediatri Sosial,
  • · Radiologi Anak,
  • · Alergi-imunologi,
  • · Penyakit Infeksi Tropis,
  • · Hematologi dan Onkologi,
  • · Respirologi,
  • · Gastro-hepatologi,
  • · Kardiologi,
  • · Nefrologi,
  • · Perinatologi-NICU,
  • · PICU (Pediatrik Gawat Darurat).

III. Pendidikan Bidang Kajian/ Penguasaan Ketrampilan

Materi Pendidikan Bidang Kajian merupakan rangkaian kegiatan riset ilmiah yang langsung berhubungan dengan keilmuan yang ditekuni. Berbagai jenis kegiatan ini bertujuan untuk membina pengetahuan, sikap dan tingkah laku ilmuwan, menguasai metode riset ilmiah, mampu membuat tulisan ilmiah serta menulis tesis ilmiah yang digunakan dalam mendukung ketrampilan keprofesian sebagai dokter spesialis anak.

Materi pendidikan ini terdiri dari:

III.1. 1. Materi Penerapan Akademik 1 (MPA-1)

yaitu materi yang berhubungan langsung dengan persyaratan magister terdiri dari, Sari Pustaka, Journal reading dan Pembimbingan, Seminar Usulan Penelitian, Penelitian & Penulisan ,Tesis, Publikasi Ilmiah padamajalah terakreditasi dan aktif dalam seminar/ kongres sebagai pembicara nasional atau internasional minimal 1 kali dan sebagai peserta simposium nasional atau internasional minimal 2 kali.

III.1.2. Materi Penerapan Akademik 2 (MPA-2)

yaitu materi yang berhubungan dengan pencapaian kemampuan keprofesian misalnya: Sari Pustaka,Journal reading, sajian kasus, sajian kasus sulit, sajian kasus kematian, laporan box, laporan jaga (morning report), referat, presentasi ilmiah diluar institusi.

III.2. Materi Penerapan Keprofesian (MPK)

yaitu materi yang diberikan dalam bentuk pelatihan keprofesian dengan menerapkan ilmu yang didapat sebelumnya secara nyata melalui berbagai kegiatan keprofesian klinik ilmu kesehatan anak sehingga terjadi pembinaan sikap dan tingkah laku profesi dan tercapainya penguasaan ketrampilan/ kemampuan keprofesian dokter spesialis anak. Yang dimaksud dengan pelatihan keprofesian adalah menatalaksana kasus, melakukan prosedur pediatrik spesialistik dan tindakan keadaan darurat. Pelatihan ini bertujuan untuk mencapai kompetensi professional yang berkualitas tinggi dengan didukung oleh pengetahuan akademik yang kuat (scientist physician). Dengan kompetensi yang baik, pelayanan kesehatan akan berkualitas tinggi sesuai dengan perkembangan ilmu teknologi kedokteran

Proses pelatihan keprofesian dilaksanakan di rumah sakit pendidikan utama maupun di rumah sakit mitra/ jaringan agar mendapatkan materi latihan berupa penangana kasus dengan jumlah dan variasi yang sesuai dengan tingkat kompetensi dan kemahiran yang diinginkan.

Strategi yang digunakan dalam pelatihan keprofesian ini adalah melalui kerja praktek dibangsal untuk pasien rawat inap dan dipoliklinik untuk pasien rawat jalan melalui pendekatan kedokteran berbasis bukti (evidence based medicine) dan pendekatan pediatrik sosial. Pelatihan keprofesian ini dilaksanakan secara komprehensif sejak tahap junior dan dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga mencapai kemampuan sebagai dokter spesialis anak pada tahap senior ( mandiri). Dengan melakukan pelatihan keprofesian melalui kerja praktek terhadap pasien rawat jalan dan rawat inap, maka akan diperoleh ketrampilan profesional (skill) dalam penguasaan keilmuan ( knowledge)

Secara umum aktifitas dalam kegiatan pelatihan keprofesian ini meliputi:

1. Tatalaksana pasien gawat darurat (emergency pediatrisc)

2. Tatalaksana pasien rawat inap (inpatient pediatrics)

3. Tatalaksana pasien rawat jalan (ambulatory pediatrics)

4. Tatalaksana kasus jangka panjang (longitudinal cases)

5. Prosedur pediatric spesialistik (pediatric specislistic procedures)

6. Prosedur pediatric subspesialistik (pediatric subspecialistic procedures)

7. Penilaian tumbuh kembang dan pediatri sosial (growth and development assessment and social pediatric approach)

                           Tabel 5.1. Materi Pendidikan dan Beban Studi

Materi

Akademik

Profesi

Jumlah

sks

%

sks

%

sks

Bagian ketiga

MPK

MPA2 (JR,SK,SKL,presen.ilmiah)

MPA1 (SP,PROP TESIS,TESIS)

 

-

-

12

 

-

-

27,9

 

46

15

-

 

75,4

24,6

-

 

46

15

12

Bagian kedua

MKK

MKU

 

16

3

 

-

44,2

 

-

-

 

-

-

 

16

3

Bagian pertama

MDK

MDU

 

7

6

 

27,9

 

-

-

 

-

-

 

5

7

Jumlah

44

100

61

100

104